Kabar Baik Bagi Guru, Pemerintah Revisi PP 74 Tahun 2008

Persoalan yang sempat menghangat dan meresahkan guru adalah kewajiban mengajar guru minimal 24 jam dan kepala sekolah minimal 6 jam. Kondisi ini menciptakan suasana yang tidak nyaman bagi guru karena mereka harus berupaya memenuhi kewajiban 24 jam dan tidak jarang terjadi gesekan antar sesama guru. Bagi guru honor di sekolah negeri kondisi ini lebih memprihatinkan karena mereka harus rela diberhentikan demi memenuhi kewajiban 24 jam guru PNS, walaupun mereka telah mengajar bertahun-tahun dan kompetensi mereka lebih baik dari guru PNS.

Kepala sekolah memiliki kewajiban mengajar 6 jam. Ini cukup merepotkan, selain tugas-tugas kepala sekolah yang “bertumpuk” sehingga menyita waktu, tidak jarang untuk mata pelajaran yang diampu gurunya sudah berlebih. Akhirnya kebanyakan kepala sekolah membuat jam fiktif, mereka tidak mengajar tapi nama mereka tercantum dalam jadwal pelajaran.

Rencana pemerintah untuk merevisi PP 74 tahun 2008 cukup melegakan guru-guru yang kesulitan memenuhi 24 jam mengajar. Dalam draft revisi, kewajiban mengajar kepala sekolah berubah menjadi minimal 3 jam. Wali kelas, pembina dan beberapa jabatan lain selain Wakasek dan Kepala Lab/bengkel sekarang dihargai antara 6 – 12 jam. Untuk guru kewajiban mengajar akan ditinjau kembali. dalam PP 74 versi revisi tidak dicantumkan kewajiban minimal jam mengajar, tetapi akan diatur dalam permendiknas, sehingga lebih fleksibel dilakukan perubahan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.

Dibawah ini draft revisi PP 74, silahkan download dan beri masukan pada uji publik.

1. Draft Revisi PP 74 tahun 2008

2. Bahan Uji Publik Draft Revisi PP 74 tahun   2008

2 Tanggapan

  1. kewajiban pokok guru yaitu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. tidak bijak jika yang dihargai dengan hitugan jam hanya pada sisi pelaksanaan pengajaran saja. mudah-mudahan pemerintah bisa membuat kebijakan yang benar-benar bijaksana. amin.

  2. Saya berharap pemerintah mengkaji ulang dan bijaksana bahwa sertifikasi pendidik seharusnya sesuai dengan kesarjanaannya mengajarnya dan sertifikat pendidiknya ,itu baru yangdikatakan keprofesionalan seorang guru ,dan mohon pemerintah langsung melihat kelapangan.banyak mapel yang tadinya jam pelajarannya banyak sekarangmenjadi dikurangi otomatis guru tersebut kekurangan jam ngajar seperti misalnya pelajaran ekonomi dulu seminggu 10 jam sekarangmenjadi 3 jam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: