Implementasi Kurikulum 2013

Kemdikbud sudah menetapkan 6,326 sekolahyang terdiri dari 2,598 jenjang SD, 1437 jenjang SMP, 1270 jenjang SMA dan 1021 SMK untuk menjadi sekolah sasaran Implementasi Kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2013/2014 . Disamping itu sekolah-sekolah yang tidak ditunjuk diberi kesempatan untuk mendaftarkan diri melaksanakan kurikulum 2013 pada tahun pelajaran 2013/2014.

Untuk mengimplementasikan kurikulum 2013 Kemdikbud telah menyusun jadwal pelatihan mulai dari Instruktur Nasional pada tanggal 30 juni s.d 3 Juli 2013, Pelatihan guru Inti yang akan dilaksanakan di 6 kota pada tanggal 4 s.d 8 juli 2013 dan pelatihan guru sasaran pada tanggal 9 s.d 13 Juli 2013 di LPMP masing-masing provinsi. Pelatihan dilaksanakan hanya untuk 3 mata pelajaran, yaitu matematika, sejarah dan bahasa indonesia.

Kalau dilihat dari jadwal pelaksanaan, terutama untuk guru sekolah sasaran, waktunya terlalu mepet dengan pelaksanaan tahun pelajaran. Pelatihan baru selesai 2 hari sebelum tahun pelajaran dimulai, padahal perubahan pada kurikulum 2013 cukup drastis, baik menyangkut standar isi, proses pembelajaran maupun penilaian. Apa lagi untuk jenjang SMA penjurusan, yang dalam kurikulum 2013 diganti dengan istilah peminatan dilaksanakan mulai kelas X, saat siswa baru mulai masuk belajar. Kondisi ini cukup meresahkan guru, terutama untuk guru yang akan mengajar di kelas X dan wakasek kurikulum. Mereka rata-rata belum tahu persis sosok utuh kurikulum 2013 sehingga mereka kebingungan mengenai apa yang harus dipersiapkan.

Banyak pengamat yang meragukan keberhasilan pelaksanaan kurikulum 2013. Mereka berpendapat bahwa pelaksanaan kurikulum 2013 terlalu dipaksakan dan terburu-buru. Pemerintah mengulangi kesalahan yang sama dalam setiap perubahan kurikulu: guru sebagai instrumen utama dalam pelaksanaan kurikulum diabaikan! Akhirnya yang akan terjadi, seperti jargon iklan sebuah minuman, apapun kurikulumnya, cara mengajarnya tetap sama, ceramah dan mengejar target kurikulum.

Untuk membantu guru-guru dan Wakasek kurikulum dalam mengimplementasikan kurikulum 2013, beberapa file di bawah ini bisa dipelajari:

1. Struktur dan kerangka kurikulum SMA

2. Pedoman peminatan

3. Buku pedoman guru matematika

4.Buku pedoman guru bahasa indonesia

5. Buku pedoman guru sejarah

6. Penilaian otentik

7. Pendekatan pembelajaran saintifik.

8. Struktur dan kerangka kurikulum SMK. 

Kabar Baik Bagi Guru, Pemerintah Revisi PP 74 Tahun 2008

Persoalan yang sempat menghangat dan meresahkan guru adalah kewajiban mengajar guru minimal 24 jam dan kepala sekolah minimal 6 jam. Kondisi ini menciptakan suasana yang tidak nyaman bagi guru karena mereka harus berupaya memenuhi kewajiban 24 jam dan tidak jarang terjadi gesekan antar sesama guru. Bagi guru honor di sekolah negeri kondisi ini lebih memprihatinkan karena mereka harus rela diberhentikan demi memenuhi kewajiban 24 jam guru PNS, walaupun mereka telah mengajar bertahun-tahun dan kompetensi mereka lebih baik dari guru PNS.

Kepala sekolah memiliki kewajiban mengajar 6 jam. Ini cukup merepotkan, selain tugas-tugas kepala sekolah yang “bertumpuk” sehingga menyita waktu, tidak jarang untuk mata pelajaran yang diampu gurunya sudah berlebih. Akhirnya kebanyakan kepala sekolah membuat jam fiktif, mereka tidak mengajar tapi nama mereka tercantum dalam jadwal pelajaran.

Rencana pemerintah untuk merevisi PP 74 tahun 2008 cukup melegakan guru-guru yang kesulitan memenuhi 24 jam mengajar. Dalam draft revisi, kewajiban mengajar kepala sekolah berubah menjadi minimal 3 jam. Wali kelas, pembina dan beberapa jabatan lain selain Wakasek dan Kepala Lab/bengkel sekarang dihargai antara 6 – 12 jam. Untuk guru kewajiban mengajar akan ditinjau kembali. dalam PP 74 versi revisi tidak dicantumkan kewajiban minimal jam mengajar, tetapi akan diatur dalam permendiknas, sehingga lebih fleksibel dilakukan perubahan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.

Dibawah ini draft revisi PP 74, silahkan download dan beri masukan pada uji publik.

1. Draft Revisi PP 74 tahun 2008

2. Bahan Uji Publik Draft Revisi PP 74 tahun   2008

POS dan Kisi-kisi UN Tahun 2012

Jadwal ujian nasional atau UN 2012 telah diumumkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merilis, Rabu (30/11/2011). Untuk tingkat SMA sederajat akan digelar pada 16-19 April 2012. Sedangkan UN susulan 23-16 April 2012. Untuk jenjang SMP sederajat, UN akan dilaksanakan 23-26 April 2012, dan UN susulan akan berlangsung pada 30- 4 Mei 2012. Adapun untuk jenjang SD sederajat UN akan digelar pada 7-9 Mei 2012, dan UN susulan 14-16 Mei 2012. Pengumuman hasil UN tingkat SMA/MA dan SMK akan diumumkan pada 24 Mei 2012. Tingkat SMP/MTs, SMPLB dan SMALB pada 2 Juni 2012. Sedangkan untuk pengumuman kelulusan UN tingkat SD menjadi kewenangan setiap provinsi.

Selain itu BSNPpun telah mengeluarkan kisi-kisi dan POS untuk UN tahun 2012. Hampir tidak ada perubahan yang signifikan dalam POS tahun ini. Untuk mengetahui lebih jauh  silahkan download di web BSNP atau pada link di bawah ini:

Kisi-kisi UN 2012 untuk SMP, SMA, MA dan SMK serta sekolah luar biasa

POS UN 2012

Permendiknas no 59 th. 2011 tentang UN 2012

Pemanfaatan Analisis Konteks dalam Pembelajaran dan Penyusunan RKS

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan  oleh  pendidik  di  masing-masing  satuan  pendidikan  yang  berfungsi  sebagai pedoman  penyelenggaraan  kegiatan  pembelajaran  untuk  mencapai  tujuan  pendidikan tertentu. Tujuan tertentu  ini meliputi tujuan pendidikan nasional dengan kesesuaian   dan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, serta satuan pendidikan dan peserta didik.  Sangat berbeda dengan kurikulum sebelumnya, dimana sekolah hanya menerima dan melaksanakan kurikulum yang disusun dari pusat, tanpa memperhatikan kekhasan dan kondisi serta potensi daerah.

Untuk dapat menyusun KTSP dengan baik, satuan pendidikan harus memahami betul kondisi internal maupun eksternal sekolahnya. Selain itu satuan pendidikan harus mengetahui posisi sekolahnya dalam pencapaian standar nasional pendidikan (SNP) yang telah ditetapkan. Oleh karena itu dalam penyusunan  KTSP  perlu  terlebih  dahulu  dilakukan  analisis  konteks  yang
mencakup analisis:

  1. Delapan  SNP  sebagai  acuan  dalam  penyusunan  KTSP  (Standar  Isi,  Standar Kompetensi  Lulusan,  Standar  Proses,  Standar  Penilaian,  Standar  Pengelolaan, Standar Ketenagaan, Standar, Standar Sarana Prasarana dan Standar Pembiayaan;
  2. Kondisi yang ada di  satuan pendidikan yang meliputi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, biaya, dan program-program;
  3. Kondisi lingkungan satuan pendidikan (eksternal) misalnya: komite sekolah, dewan pendidikan,  dinas  pendidikan,  asosiasi    profesi,  dunia  industri  dan  dunia  kerja, sumber daya alam dan sosial budaya;

Selain sebagai acuan dalam penyusunan KTSP, analisis konteks juga dimanfaatkan dalam pembelajaran, penilaian dan penyusunan Rencana Kerja Sekolah (RKS) sebagai berikut:

SNP

KOMPONEN

HASIL ANALISIS

(RENCANA TINDAK LANJUT)

PEMANFAATAN

STANDAR ISI Kerangka Dasar Kurikulum Hasil Analisis Prinsip Pengembangan dan Pelaksanaan Kurikulum Acuan melakukan review/revisi

Dokumen I

Struktur Kurikulum Analisis Struktur Kurikulum  Satdik
Beban Belajar Analisis Beban Belajar Satdik
Kalender Pendidikan Analisis jam/minggu efektif
Lamp. SI : Tujuan Mapel Analisis Ranah Kompetensi dan Substansi Materi Acuan melakukan review/revisi

Dokumen II

Lamp. SI : Ruang Lingkup Pemetaan SK-KD
Lamp. SI : SK-KD Penetapan KKM
SKL SKL Satuan Pendidikan Hasil Pemetaan pemenuhan SKL Satuan Pendidikan Penyusunan/revisi Visi, Misi, Tujuan Sekolah
SK Kelompok Mapel Hasil Pemetaan pemenuhan SK Kelompok Mapel Acuan dalam Penilaian Kelompok Mapel
SKL Mata Pelajaran Hasil Pemetaan pemenuhan SKL Mapel Acuan dalam Penilaian tiap Mapel
STANDAR PROSES Perencanaan Hasil analisis terhadap silabus dan RPP Acuan untuk review/revisi Silabus dan RPP
Pelaksanaan Hasil analisis persyaratan dan pelaksanaan pembelajaran Acuan pelaksanaan kegiatan pembelajaran (TM, PT dan KMTT)
Penilaian Hasil analisis penilaian terhadap hasil belajar peserta didik Acuan perbaikan proses pembelajaran
Pengawasan Hasil analisis keterlaksanaan pembelajaran Acuan Program Pembinaan


STANDAR PENGELOLAAN Mendukung Pembelajaran dan Penilaian
STANDAR PENILAIAN Prinsip Penilaian Hasil analisis pemenuhan setiap komponen Acuan Penyusunan Rancangan Penilaian (UH, UTS, UAS dan US)
Teknik dan instrumen Penilaian
Mekanisme dan prosedur Penilaian
Penilaian oleh Pendidik Hasil analisis  Penilaian Pendidik Pelaporan hasil penilaian mapel, akhlak mulia dan kepribadian
Penilaian oleh Satdik Rancangan Pengujian Pelaporan hasil belajar tingkat satuan pendidikan
Penilaian oleh Pemerintah - Salah satu kriteria kelulusan
SATDIK Mendukung Pembelajaran dan Penilaian
LINGK. EKSTERNAL Mendukung Pembelajaran dan Penilaian

Untuk lebih lengkap dalam pemanfaatan analisis konteks  bisa di download file berikut:

1. Pemanfaatan Analisis Konteks dalam Pembelajaran dan Penilaian

2. Pemanfaatan Analisis Konteks dalam Penyusunan RKS

 

Semoga bermanfaat.

Bedah SKL MGMP Matematika SMA Kota Tangerang

Untuk mempersiapkan Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2010/2011, MGMP Matematika SMA Kota Tangerang bekerja sama dengan Penerbit Erlangga dan Telkomsel melaksanakan kegiatan Bedah SKL dan Peningkatan Kompetensi Guru Matematika. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 16 dan 23 Februari 2011 di Aula SMA Yuppentek I kota Tangerang.

Untuk kegiatan Bedah SKL UN, bekerja sama dengan penerbit Erlangga, mendatangkan nara sumber Dra. Kuntarti, guru SMAN 64 Jakarta, yang menjadi salah seorang anggota tim penyusun soal UN dan Drs. Husein Tampomas, guru SMAN 5 Bekasi, yang merupakan salah seorang penulis buku enerbit Erlangga. Pada kegiatan tersebut dibedah SKL yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan Nasional menjadi indikator-indikator soal yang mungkin muncul dalam UN 2011. Hasil dari kegiatan tersebut berupa kisi-kisi TO UN, yang merupakan prediksi UN 2011 dan kumpulan soal prediksi UN 2011. Untuk mempersiapkan UN di sekolah silahkan didownload.

Pada kegiatan Peningkatan Kompetensi Profesional Guru Matematika, bekerjasama dengan Telkomsel, menghadirkan nara sumber DR. Teddy Setiawan, Dosen ITB. Dalam kegiatan tersebut dibahas miskonsepsi yang sering terjadi dalam pembelajaran matematika SMA oleh guru. Selain itu Dr. Teddy juga mengajarkan trik-trik mengerjakan matematika dan membagikan buku persiapan olimpiade serta CD Virtual Book SKL UN 2011.

Hasil Kegiatan bisa didownload di sini:

1. Prediksi Soal UN 2011 Matematika IPA

2. Prediksi Soal UN 2011 Matematika IPS

3. Prediksi Kisi-kisi UN Matematika IPA 2011

4. Soal US Matematika IPS

5. Soa US Matematika IPA

POS UN Tahun 2010/2011

Sebagai tindak lanjut terbitnya Permendiknas nomor 45 tahun 2010 tentang kriteria kelulusan UN dan Permendikan nomor 46 tahun 2010  tentang Pelaksanaan UN tahun 2010/2011, pemerintah melalui BSNP telah mengeluarkan Prosedure Standar Operasinal (POS) UN tahun 2010/2011 melalui Peraturan BSNP Nomor 0148/SK-POS/BSNP/I/2011.

Jadwal pelaksanaan ujian nasional adalah sebagai beriku:Untuk lebih lengkap silahkan download POS UN di link berikut:

POS UN Tahun 2010/2011

Kriteria Kelulusan UN Tahun 2011

Kementerian Pendidikan Nasional telah menetapkan kriteria kelulusan Ujian Nasional dengan mengeluarkan Permendiknas nomor 45 tahun 2010 tentang kriteria kelulusan peserta didik pada semua jenjang sekolah. Beberapa kutipan dari Permendiknas tersebut:

Pasal 2  :

Kriteria kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan setelah:

a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
b. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata            pelajaran yang terdiri atas:  1) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak        mulia;  2) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian;  3)         kelompok mata pelajaran estetika, dan  4) kelompok mata pelajaran                    jasmani, olah raga, dan kesehatan;
c. lulus US untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi;         dan
d. lulus UN.

Pasal 3

Kriteria penyelesaian seluruh program pembelajaran oleh peserta didik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a adalah memiliki rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 6 (enam).

Pasal 4

Kriteria penentuan nilai baik untuk 4 (empat) kelompok mata pelajaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf b ditetapkan oleh satuan pendidikan masing-masing.

Pasal 5

(1) Peserta didik dinyatakan lulus US/M  SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA, SMALB, dan SMK apabila peserta didik telah memenuhi kriteria kelulusan yang ditetapkan oleh satuan pendidikan berdasarkan perolehan Nilai  S/M.

(2) Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh dari  gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 1, 2, 3, 4, dan semester 5 untuk SMP/MTs dan SMPLB dengan pembobotan 60% (enam puluh persen) untuk nilai US/M  dan 40% (empat puluh persen) untuk nilai rata-rata rapor.

(3) Nilai S/M sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh dari  gabungan antara nilai US/M dan nilai rata-rata rapor semester 3, 4, dan semester 5 untuk SMA/MA, SMALB dan SMK  dengan pembobotan 60% (enam  puluh persen) untuk nilai US/M  dan 40% (empat puluh persen) untuk nilai rata-rata rapor.

Pasal 6

(1) Kelulusan peserta didik dalam UN ditentukan berdasarkan  NA.

(2) NA sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diperoleh dari nilai gabungan antara      Nilai S/M   dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan Nilai UN,  dengan pembobotan 40% (empat puluh persen) untuk Nilai S/M dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% (enam puluh persen) untuk Nilai UN.

(3) Peserta didik dinyatakan lulus UN  apabila nilai rata-rata dari semua NA sebagaimana dimaksud pada ayat (2)  mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).

Pasal 7

Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan ditetapkan oleh setiap satuan pendidikan melalui rapat dewan guru berdasarkan kriteria kelulusan sebagaimana  dimaksud dalam Pasal 2.

Untuk lebih lengkap silahkan download POS UN 2011 berikut:

1. Permendiknas nomor 45 tahun 2010 tentang Kriteria Kelulusan

2. Permendiknas nomor 46 tahun 2010 tentang Pelaksanaan UN 2011

3. Lampiran Permendiknas nomor 46 tentang Kisi-kisi UN tahun 2011

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.720 pengikut lainnya.